Berhenti

Beberapa hari lalu, seorang sahabat berkata mengenai melepaskan dan merelakan. Tidak seperti biasanya, kata-katanya kali ini menjadi sebuah pukulan yang keras. Seolah apa yang kulakukan memang salah arah.

Banyak orang yang pandai menasihati mengenai berjuang dan mencintai. Tapi, jarang ada yang mengingatkan untuk berhenti dan melepaskan. Entahlah, ini juga jadi satu hal yang tak pernah kupikirkan sebelumnya.

Selama ini, kukira semuanya biasa-biasa saja, berjalan sebagaimana mestinya. Menanyakan kabarmu setiap pagi, mencemaskan keadaanmu, berkhayal tentang apa yang sedang kamu lakukan, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan kamu. Semua terasa normal saja. Menyenangkan.

Tapi, ada satu hal yang baru kusadari. Aku selalu memulainya duluan. Layaknya seorang wartawan yang sedang melakukan wawancara, selalu aku yang memulai pertanyaan duluan. Kamu hanya tinggal menjawab semua pertanyaanku, dengan sesingkat dan sepadat mungkin. Lalu kuakhiri.

Dan hari-hari selanjutnya, aku harus memikirkan pertanyaan apalagi yang harus kuajukan padamu.

Bukan untuk mendapatkan jawaban, tapi percakapan.

Sampai saat ini, aku bahkan tidak tahu kemana hatimu mengarah. Aku takut salah mengartikan semua kode-kodemu yang kau sebar di akun LINE-mu. Apakah itu untukku? Entah, masih ada kemungkinan besar bahwa itu untuk orang lain. Lagipula, mana mungkin itu untukku yang bahkan tak pernah kau lirik ini.

Setelah dinasihati mengenai melepaskan, aku hanya terdiam dan kembali bercermin. Apa perjuanganku berlebihan?

Ya, aku tidak tahu kemana rasaku ini akan jatuh. Akupun tidak bisa memilih. Dan mengenai rasaku ini yang jatuh padamu, aku tidak bisa mengelak. Kamu masih sama seperti dulu, terlalu tinggi untuk kuraih.

Atau mungkin tidak terlalu tinggi untuk diraih, tapi aku yang berharap lebih.

Mungkin aku ditakdirkan bertemu kamu bukan untuk melangkah bersamamu, namun untuk sekedar mengambil pelajaran darimu.

Apa yang sudah kupelajari?

Aku belajar bahwa ada batasan cukup dalam berusaha.

Dan selebihnya, aku yakin Tuhan akan mengatur semuanya.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s