Music Time: Akhirnya, Ini Komentar Untuk Blink-182

Setelah lama nggak posting, akhirnya kali ini gue posting tentang musik.

Siapa yang nggak kenal Blink-182? Mereka pemimpin musik pop punk di era 2000-an. Band yang menyebarkan virus pop punk nyeleneh di bawah tag ‘crappy punk rock’. Gue pun dengan rasa bangga, mengakui bahwa mereka adalah salah satu penyebab terjunnya gue ke dunia pop punk (setelah Green Day, tentu saja).

Dalam beberapa bulan terakhir ini, banyak sekali komentar dari fans Blink-182 maupun para penikmat musik mengenai dipecatnya Tom DeLonge dari band. Gue membaca banyak sekali komentar negatif dari netizen. Sebenarnya, gue muak melihat pendapat mereka yang bilang kalau Matt Skiba (pengganti Tom) tidak akan bisa mengganti posisi Tom. Sebenarnya, gue setuju. Tapi, jika Tom tidak digantikan, mungkin Blink-182 nggak akan berjalan dan cepat membuat album karena Tom sedang (sangat) sibuk dengan beberapa project-nya.

Namun, saat terjadi komentar hebat di publik mengenai Tom dan Matt Skiba, gue memutuskan diam dan tidak berkomentar apa-apa sebelum saatnya.

Kenapa? karena gue belum lihat bagaimana Matt Skiba di Blink-182.

Gue masih penasaran apakah kehadiran Matt Skiba di Blink-182 memang cocok. Untuk itu, gue bersabar menunggu video live perform dari Blink-182. Berbulan-bulan gue menunggu, gue hanya menemukan video amatir dari penonton yang menonton konser mereka. Gue belum menemukan video dengan kualitas yang baik.

Sementara itu, mereka sudah mengeluarkan lagu ‘Bored to Death’ sebagai single pertama mereka.

Pas gue dengerin lagunya, gue suka dengan lagunya. Tapi, gue belum melihat jelas vokal asli Matt Skiba. Gue semakin penasaran bagaimana mereka saat live perform.

Akhirnya, malam ini, gue bisa melihat penampilan keren mereka yang diunggah di YouTube. Ini adalah penampilan Matt dan Mark secara akustik di BBC Radio.

Ini videonya:

 

Dan setelah gue melihat video ini, gue rasa inilah saatnya gue berkomentar.

Berdasarkan video tersebut, gue bisa bilang kalau:

Gue suka suara Matt Skiba! Percaya atau tidak, Matt Skiba memang sudah terlatih di Alkaline Trio, dan vokal Matt saat tampil bersama Alkaline Trio memang stabil. Matt menjaga vokalnya dengan baik. Dan gue beranggapan bahwa Matt dapat menyanyikan lagu Blink-182 dengan baik.

Jika dibandingkan dengan Tom DeLonge, Matt Skiba memang punya jenis vokal yang berbeda. Tom punya vokal yang unik, khas, dan menarik. Siapa yang nggak kenal suara cempreng Tom?

Tapi, setelah Tom bersama Angels and Airwaves, gue rasa vokal Tom sudah mulai berubah dan mulai kurang cocok (asal) dalam menyanyikan lagu Blink-182. Terlihat jelas perbedaan antara vokal Tom yang dulu dan sekarang. Ditambah lagi, Tom seperti kurang menjaga vokalnya. But, that’s Tom DeLonge.

Kedua, di video di atas, gue melihat Matt sudah mulai membangun chemistry dengan Mark. Matt sudah mulai menyeimbangi gaya bercanda Mark. Jujur deh, yang membuat Blink-182 jadi dikenal banyak orang selain lagu-lagunya, pasti jokes Mark dan Tom di atas panggung.

Hal pertama yang gue takutkan saat dipecatnya Tom dari Blink-182 adalah hilangnya jokes mereka yang jadi tertawaan di sela-sela pergantian lagu. Namun, sepertinya Matt sudah bekerja keras untuk menjadi partner joke Mark dan sepertinya hanya masalah waktu untuk dapat menjadi pengganti jokes Tom. Itu poin yang harus kita hargai.

Namun, ada satu hal yang ingin gue sayangkan disini, yaitu permainan gitar Matt. Gue nggak bisa bilang kalau permainan gitar Matt bisa menggantikan Tom. Gue merasa Matt belum menguasai permainan gitar di setiap lagu Blink-182 dengan baik. Seandainya sudah dipelajari dengan baik, tetap saja, feel-nya nggak dapet. Tom tahu persis bagaimana melibatkan emosi dalam permainan gitarnya. Ya, mungkin karena Tom terlibat di pembuatan lagu. Matt perlu kerja keras untuk hal satu ini.

Oiya, gue benci ketika melihat ada #TeamMatt dan #TeamTom.

Hargailah Mark Hoppus yang ada dalam band dan ingin bandnya ini tetap berjalan. Ini keputusan Mark dan Travis untuk memecat Tom. Ini cara terbaik yang bisa mereka lakukan agar Blink-182 terus berkarya.

Kalau kalian mempermasalahkan hadirnya Matt Skiba, bagaimana dengan Travis Barker yang menggantikan Scott Raynor?

Kalau menurut kalian Scott Raynor tidak apa-apa digantikan karena Travis punya skill yang lebih baik, maka disini gue ingin bilang kalau Matt Skiba pun punya kemampuan vokal yang lebih baik daripada Tom.

Gue suka Tom Delonge, gue suka AVA, Box Car Racer, dan semua yang ia lakukan untuk Blink-182. Namun, gue juga suka apa yang Mark, Travis, dan Matt Skiba lakukan saat ini untuk membuat Blink-182 tetap hidup.

Blink-182 for life!  and AVA for breath!

And I add +44, The Transplants, and Box Car Racer in some room inside my mind.

 

 

Iklan

14 pemikiran pada “Music Time: Akhirnya, Ini Komentar Untuk Blink-182

  1. Artikel yg menarik, gw jg setuju dgn beberapa hal dlm blink182 yg sekarang. Namun ada beberapa yg menurut gw janggal dlm pemberitaan antara tom dan blink, misalnya ada alasan manager tom menyatakan diri keluar dr blink lewat email. Tapi tom menyatakan masih member blink dan masih sering menampilkan foto2 saat tampil di blink lewat sosmednya. Dan tom tidak melakukan semisal menuntut atau seenggak2nya marah sama mark n travis. Secara tom merintis musik dan besar dr blink.
    So, menurut gw blink lg duet bareng alkaline trio (matt skiba). Ini hanya trik dagang dgn bungkus yg berbeda aja. Gw yakin sih penjualan2 album blink sebelumnya anjlok dibanding saat album enema meledak di pasaran.
    Jd walaupun tom skrng gak ikut bikin lagu bareng blink, gw yakin dia masih byk mendapatkan royalti dr lagu2 yg dibawain blink lewat matt. Konser skrng pasti bisa luar biasa, bakal padat dan undangan kmn2.
    Blink182 lagi berenovasi aja nyari duitnya, namun kita ikutin aja apakah matt benar2 bakal betah atau gak. Hanya waktu yg bisa menjawab.. 😀

    Suka

    • Sebenarnya ada banyak kemungkinan mas. Bisa jadi memang seperti yang mas bilang. Atau memang kenyataannya tom memang dikeluarkan secara sepihak. Tom juga sepertinya mikir buat apa menuntut, tom udah punya banyak uang dan sepertinya gak ada yang bisa dituntut. Kalaupun tom menuntut juga cuma akan malu-maluin dirinya sendiri di hadapan fans, mengingat memang tom yang seringkali berulah dengan membatalkan/menunda rencana-rencana Blink.
      Kalau misalnya memang semua ini skenario, sepertinya mark dan travis gak akan mengkhianati musik hanya karena masalah uang. Mereka hanya ingin Blink hidup.

      Yang ditakutkan, ini malah jadi drama. Bisa jadi mark dan travis merekrut matt skiba karena mereka sakit hati sesaat. Ibaratnya, skiba itu pelarian.
      Kalau suatu saat nanti tom mulai sepi job dan memohon lagi ke mark dan travis, bisa jadi mereka nerima tom lagi. Siapa yang tahu? mereka sudah berteman sejak lama. Mereka mencicipi panggung kecil sampai panggung besar bersama-sama.
      Nah kalau udah begitu, nasib Matt Skiba gimana?

      Itu pertanyaan besarnya.

      Ada banyak kemungkinan sih dibalik semua per-blink-an ini. Ya siapa tahu tom balik main musik sama scott raynor. Kalau udah gitu, mana yang blink? wahaha

      Suka

  2. Tulisannya bagus bro. Di antara fans blink yang terpecah belah gara2 Team Matt & Team Tom ternyata ada yang netral sepemikiran dengan gue. Technically sih Skiba itu replacement yang ngelebihin standard Tom (diliat dari sisi vokal & skill gitar nya). Tapi menurut gue kekurangan2 Tom itu yang malah bikin blink itu “blink”. Jujur sih emang gue agak bias karena gue dari dulu dan sampai kapan pun tetep fanboy nya Tom. Tapi menurut gue ngebahas topik Blink+Skiba dan ngebahas album California itu 2 hal yang berbeda. Blink + Skiba bisa dibilang formula yang oke banget dan cuma butuh waktu supaya makin dapet chemistry nya, tapi California menurut gue bukan album yang memenuhi standard band sekelas Blink. Satu lagu mirip banget Goldfinger, ada lagu yang riff nya mirip lagunya Reel Big Fish, beberapa lagu kerasa cocok juga kalo dibawain sama FOB / ATL / 5SOS. Waktu single Bored to Death dirilis sendiri, Tom ngeluarin statement bilang kalo dia emang kurang setuju sama keputusan Mark & Travis untuk kerja sama dengan songwriters lain. Waktu itu gue belum bisa komentar, tapi setelah dengerin California gue ngerasa setuju sama Tom. Mungkin itu keputusan Mark + Travis dan/atau label untuk menarik fans2 pop punk generasi muda. Tapi lyrically gue ngerasa ada kemunduran dibanding Neighborhoods. Yah pada akhirnya gue tetep bakal terima sih, tapi mungkin albumnya bakal lebih cocok kalo dinamain “WhoaUhOh NaNaNaNa”.

    Suka

    • Yep! Setelah denger album California, gue juga ngerasa terlalu banyak “Na Na Na” dan “WhoaUhOh”. Mungkin maunya jadi kayak All the Small Things, tapi malah kurang enak, overdosis lah kalo diumpamain sama obat. Hahaha.

      Yang menarik ya kurang lebih karena adanya vokal Matt, dan……

      Kayaknya bakal gue bahas di postingan blog selanjutnya. Haha. Pengennya sih nanti, setelah udah dapet bentuk fisik California. Hehe.

      Terima kasih sudah memberi komentar! 🙂

      Suka

  3. Entah kenapa gua setuju sama ini artikel cuman entah kenapa ya gaya bermain gitar dan solo nya ga ada sama sekali flat gitu lah .
    Itu doang yg kurang menurut gua . Kalau masalah vokal gua bisa terima apa ada nya . Hehe

    Suka

  4. Matt skiba suaranya kayak gk bisa nyanyi kalo udah bawain lagu blink yg lama tapi album baru suaranya lebih bagus dari delonge, tau aghh hahaha

    Suka

  5. Saya suka membaca tulisan anda ttg blink 182. Saya juga suka musik band punk itu. Tp sy kurang suka pd album yg terakhir ini krn sentuhan vocal dan permainan gitar Tom sdh tdk ada. Tp setiap org punya selera yg berbeda, mari saling menghargai.
    Saya suka musikalitas Tom Delonge, apalagi saat dia menggarap box car racer. Semua ekspektasi saya ttg musik punk terkabul pd album itu. Tp sayang, Tom lebih memilih meneruskan menggarap AVA.
    Sampai sekarang sy msh berharap Tom kembali melanjutkan BCR.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s