Teh atau Kopi?

Selamat datang.

Setelah sekian lama kau memuja hilang, kini kau kembali menempatkanku sebagai tujuan pulang. Katakan padaku, apa yang harus kubuat untuk kepulanganmu hari ini? Teh atau kopi? Aku takut kepulanganmu kali ini telah membuatmu tak lagi paham arti menghampiri. Walau senyummu masih sama, aku tak lagi bisa menerka apa saja yang kau dapatkan di tempat nan jauh di sana.

Lantas, apakah aku sudah cukup pantas untuk menepikan batas?

Duduklah kembali di sisiku. Akan kudengarkan semua dongengmu di penghujung senja yang menampung rindu. Bukankah ini sama seperti dulu? Isi dunia tak lebih dari kau dan aku. Bagi dua orang yang pernah percaya bahwa semesta bisa ditaklukkan dalam sekali langkah, kini kita terlihat tak tahu arah.

Lalu, setelah kepulanganmu, masih pantaskah aku memujamu?

Kurasa, tidak. Tidak semua orang bisa dijadikan rumah singgah. Tidak semua ‘hati’ bisa dijadikan pelampiasan amarah. Aku pernah menampungmu berkali-kali, dan kini saatnya aku mengusirmu berkali-kali. Untukmu, aku pernah menjadi rumah tak berpenghuni. Karenamu, aku menjadi tempat persinggahan sepi.

Slide1

Karena itu, katakan padaku, kau mau teh atau kopi?

Aku akan membuatkanmu teh termanis hingga sudut bibirmu terluka dan menyisakan tangis. Akan kubuat kau paham bahwa segala sesuatu yang manis, kelak akan menghadirkan sosok nyata dari hidup yang bengis.

Kau tidak mau teh? Maka akan kubuatkan kau kopi terpahit hingga lidahmu memahami kembali apa arti dari rasa sakit. Akan kubuat kau paham bahwa semua bahagia yang kita rakit, telah tenggelam karena sikap dinginmu yang terus menusuk kulit.

Apakah aku terlihat jahat? Aku hanya ingin kau paham bahwa ada derita yang selama ini kupendam. Jadi, katakan saja, setelah kepulanganmu dari hatinya, kau ingin meminum apa? Teh atau kopi?

———————————————————————

Selain menulis pemikiran dan rakitan kata di Blog, aku juga menulis di Instagram dan Twitter. Berteman, yuk!
Instagram
Twitter

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s