DESIR KAPAL: Persinggahan Terjahatmu

Aku adalah tempat singgahmu ketika dunia menghitamkan bahagia. Aku adalah ruang sesalmu ketika bumi memutar arahnya. Aku adalah bagian kosong, yang hanya kau isi ketika duka tengah memelukmu dengan sengaja. Kau hanya datang ketika luka berusaha mengoyak kepala; merubuhkan sisi positif manusia. Sementara manusia lainnya mulai memahami arti ‘biarkan saja’, aku tetap menjadi lelaki yang…